TEORI KLASIFIKASI KECERDASAN DAN PERKEMBANGANNYA


TEORI KLASIFIKASI KECERDASAN DAN PERKEMBANGANNYA

  1. Teori dan Klasifikasi Kecerdasan Intelektual dan Perkembangannya

  1. Kecerdasan Intelektual (Intellegence Quatient)
    IQ adalah kemampuan berfikir secara abstrak dengan memecahkan sebuah masalah menggunakan simbil-simbol verbal dan kemampuan untuk belajar dalam menyesuaikan pengalaman-pengalaman nya dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Perkembangan Kecerdasan Intelektual

  1. Tahap Sensorimotor (0-2 tahun)
    Pada tahap ini anak menggunakan penginderaan dan aktivitas motoriknya untuk mengenal lingkungan sekitarnya.
  2. Tahap Praoperasional (2-7 tahun)
    Pada tahap ini anak anak mengenala lingkungannya dengan menggunakan sebuah simbol bahasa, peniruan, dan permainan.
  3. Tahap Konkret Operasional (7-11 tahun)
    Pada masa ini anak anak sudah mampu berfikir konkret dan memahami sebuah konsep melalui sebuah pengalaman sendiri.
  4. Tahap Formal Operasional (11 tahun-dewasa)
    Pada tahap ini anak sudah mamapu berfikir sistematis, berhipotesis mengenai sesuatu yang bersifat abstrak.
2. Teori dan Klasifikasi Kecerdasan Emosional dan Perkembangannya

  1. Kecerdasan Emosional (Emotional Quotient)
    EI yaitu kemampuan untuk memotivasi diri sendiri dalam mengendalikan dorongan hati atau tidak melebih-lebihkan kesenangan.
  2. Perkembangan Kecerdasana Emosional
    Pada masa remaja untuk tahap ini yaitu masa dimana meningginya  emosi. Namun pada masa kanak-kanak kurang mempersiapkan diri dalam menghadapi keadaan-keadaan tersebut. Pada sebagian remaja mengalami sebuah ketidakstabilan dari waktu kewaktu terhadap pola pikir yang baru dan harapan sosial yang baru, pola emosi remaja itu sama dengan pola emosi masa kanak-kanak, jenis emosi yang secara normal yaitu cinta/kasih sayang , gembira, amarah, takut dan cemas, cemburu, sedih dll. 
3. Teori dan Klasifikasi Kecerdasan Spiritual dan Perkembangannya

  1. Kecerdasan Spiritual (Spiritual Quotient)
    Dalam kecerdasan spiritual adanya sesuatu kekuatan yang lebih dalam dirinya sendiri dan menggambarkan kebutuhan dalam diri seseorang tersebut.
  2. Perkembangan Kecerdasan Spiritual

  1. Tahap dimana ditandai dengan rasa percaya anak terhadap pengasuhnya berupa saling memberi dan menerima melalui sebuah interaksi antara anak dan pengasuhnya yaitu pada umur 0-2 tahun.
  2. Pada tahap ini anak mulai menirukan apa yang dicontohkan oleh orang dewasa
    Yaitu pada umur   2-7 tahun.
  3. Dimulai pada usia 7-11 tahun, pada tahap ini anak mulai mengambil makna dari tradisi masyarakatnya sesuai dengan perkembangan kognitifnya.
  4. Kepercayaan remaja pada tahap ini adalah ditandai dengan sebuah kesadaran tentang adanya simbolis dan memiliki lebih dari dua cara untuk mengetahui sebuah kebenaran yaitu pada usia 12 tahun.
  5. Tahap yang terjadi pada usia 19 tahun atau pada masa dewasa awal, pada tahap ini mulai muncul kepercayaan dan tanggung jawab individu terhadap kepercayaan tersebut.
  6. Pada usia 30 tahun, tahap ini ditandai dengan adanya perasaan integrasi dengan simbol-simbol ritual dan keyakina agama.
  7. Perkembangan pada usia lanjut, dimana ditandai dengan adanya muncul kepercayaan transendental untuk mencapai perasaan ketuhanan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERCOBAAN LAMPU LAVA SEDERHANA

PRINSIP PEMILIHAN MATERI PEMBELAJARAN

MEDIA PEMBELAJARAN SEBAGAI ALAT BANTU DAN SUMBER BELAJAR