BERITA PENCULIKAN
BERITA PENCULIKAN
oleh Khana Istiana
mahasiswi IAIN Metro
Akhir-akhir
ini sering terdengar penculikan anak-anak, yang mana berita itu sudah menyebar
kemana-mana dan itu sangat membuat kegundahan masyarakat sekitar serta para
orang tua yang membunyai anak-anak balita yang masih senang bermain. Asal mula
berita itu muncul tidak tau dari mana bahwa didalam berita itu menyatakan bahwa
ada penculikan anak kemudian anak tersebut disakiti oleh penculiknya tersebut
dan sertai dengan gambar-gambar terkait dengan penculikan tersebut.
Mendengar
berita seperti itu memang sangat miris sekali, mengapa kok harus menculik
anak-anak sedangkan anak-anak itu masih dalam tahap suka bermain, polos, dan
tidak seharusnya disakiti seperti itu, coba banyangkan jika anak-anak disakiti
seperti itu apakah mereka tidak berfikir ketika dia mempunyai seorang nanti
jika disakiti seperti itu pasti akan merasakan sedih yang luar biasa dan akan
terus terbayang.
Berita
tersebut merupakan hal yang sangat tidak-tidak diinginkan oleh semua
masyarakat, dengan munculnya berita tersebut akan membuat para orang tua akan
lebih berhati-hati dalam menjaga anak disetiap waktunya, akan lebih
memperhatikan saat dirumah maupun ketika bermain, memang anak-anak ketika
bermain terkadang suka lupa waktu, ketika sudah asyik bermain dengan temannya mereka
sudah lupa dengan semuanya, misalnya mereka lupa mengaji padahal sudah waktunya
mengaji, dan itu harus dengan pantauan orang tua.
Mengingatkan
kembali bahwa seorang anak itu harus diarahkan menuju masa remajanya supaya
lebih baik yang mana arahan-arahan tersebut dapat dilakukan ataupun diarahkan
sejak kecil sehingga ketika dewasa nanti anak sudah memahami apa yang sudah
diajarkan ketika masih kecil, memang terkadang seseorang itu tidak mengingat
kejadian-kejadian masa kecilnya dahulu, tetapi ketika anak itu sudah menerapkan
hal-hal baik yang membuat anak tersebut menjadi anak yang lebih baik dimasa
remajanya maka memori anak tersebut ketika dewasa anak terbuka kembali
mengingat semua masa kecilnya yang bahagia dan menjadi anak yang cedas
kebanggaan Negara Indonesia.
Semoga
dengan adanya berita ini mereka yang menyakiti para anak-anak sadar diri bahwa
anak-anak itu diajarkan dengan sebuah kebaikan yang membuatnya menjadi anak
yang cerdas bukan malah disakiti seperti yang tertera pada berita tersebut.
Komentar
Posting Komentar